BULUKUMBA – Dinamika politik di Kabupaten Bulukumba memasuki babak baru pasca wafatnya Ketua DPD Partai Perindo sebelumnya, H.M. Naim Gani, pada 24 September 2026. Dalam rapat pengurus partai yang digelar pada Jumat (17/10/2026) dan dikemas oleh Sekretaris DPD Rani Ayuni, muncul nama kuat yang siap meneruskan estafet kepemimpinan: Rinto Fong, S.H.

Di tengah masa transisi yang saat ini dipimpin Plt. Ketua Budi Santoso, kehadiran Rinto Fong sebagai salah satu dari dua calon kuat ketua DPD langsung menyita perhatian. Para kader Perindo Bulukumba tampak antusias dan memberikan dukungan penuh, melihat sosok Rinto Fong sebagai figur yang mampu membesarkan partai dan merekatkan kembali barisan perjuangan.

Perbedaan Pendapat Adalah Kekuatan

Menanggapi dinamika internal dan persaingan sehat dalam pemilihan ketua DPD, Rinto Fong menyampaikan pesan kedewasaan berpolitik yang menyentuh hati para kader. Ia menegaskan bahwa perbedaan pandangan bukanlah ancaman, melainkan aset berharga bagi partai.

“Mengenal perbedaan pendapat di dalam partai itu adalah kekuatan, bukan perdebatan. Selama kita tetap satu tujuan untuk kesejahteraan rakyat, maka perbedaan itu akan melahirkan kebijakan yang lebih matang,” ujar Rinto Fong dalam sambutannya.

Pernyataan ini menjadi sinyal positif bagi rekonsiliasi dan soliditas internal Partai Perindo di Bulukumba, terutama setelah kehilangan tokoh sentral seperti almarhum H.M. Naim Gani.

Integritas di Atas Ambisi Pribadi

Lebih jauh, Rinto Fong meluruskan paradigma tentang peran partai politik di era modern. Ia menolak narasi bahwa partai hanyalah alat untuk meraih jabatan. Bagi Rinto, Perindo harus kembali ke khittahnya sebagai wadah aspirasi masyarakat.

“Partai Perindo yang kita bawa ini, bukan sekadar kendaraan kekuasaan, melainkan rumah perjuangan untuk menyuarakan harapan rakyat. Karena partai bukanlah kepada individu, tetapi kepada nilai, integritas, dan mandat rakyat yang kita emban menuju Indonesia maju,” pungkasnya dengan tegas.

Visi besar ini mendapat respons positif dari peserta rapat. Kader menilai bahwa pendekatan berbasis nilai dan integritas inilah yang dibutuhkan untuk menghidupkan kembali semangat juang Perindo di Bulukumba, sekaligus menghormati warisan perjuangan almarhum pendahulu.

Dengan dukungan kader yang solid dan visi yang jelas, Rinto Fong optimis dapat membawa Partai Perindo Bulukumba menjadi lebih relevan, dekat dengan rakyat, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan daerah maupun nasional. Pemilihan ketua DPD nanti tidak hanya soal siapa yang menang, tetapi tentang bagaimana Perindo bisa bangkit lebih kuat bersama.

(Tim Redaksi / JURNALPOLRI.MY.ID)